![]() |
| Truk pengangkut tebu terguling di jalur Gunung Gumitir, penghubung Jember-Banyuwangi, Selasa (13/9/2022). |
Hal ini untuk mengantisipasi kecelakaan tunggal seperti tergulingnya kendaraan berat pengangkut barang. Seperti yang terjadi pada Selasa (13/9/2022) pagi.
Sebuah truk bermuatan tebu terguling di antara jalur Gunung Gumitir KM 36 - 38 Desa Sidomulyo Kecamatan Silo.
Meski tidak sampai menutup keseluruhan badan jalan, namun tergulingnya truk tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Sampai siang ini, jalur dekat truk terguling diberlakukan sistem buka tutup.
"Lokasinya di dekat tebing longsor yang masih dalam perbaikan itu, sehingga kami masih memberlakukan sistem buka tutup untuk arus lalu lintas," ujar Suhartanto, Selasa (13/9/2022).
Truk bernomor polisi BE-8067-PS itu terguling ditengarai karena kelebihan muatan, selain juga karena sopir keliru mengambil jalur di tikungan yang kontur jalannya miring.
Tanto meminta sopir kendaraan berhati-hati. Sebab di beberapa titik ada jalur yang miring.
Jalur di sekitar titik yang longsor yang sekarang masih dalam perbaikan, adalah jalur miring. Aspal jalannya tidak rata, bahkan kemiringan aspal sangat terlihat.
Sejak tebing itu longsor pada 2 Juli lalu, terjadi beberapa kali truk terguling. Truk yang terguling rata-rata pengangkut barang, seperti kayu dan tebu.
"Hati-hati, perhatikan kondisi jalan yang menikung, tanjakan atau turunan, juga jalan yang miring. Barang sesuaikan dengan ketentuan muatan kendaraan yang tertera di buku KIR. Jangan melebihi muatan," tegas Tanto.
Dalam kecelakaan tunggal truk tebu pagi tadi, tidak ada korban jiwa. Namun sopir truk yang bernama Angga Saputra (27) warga Sempu, Banyuwangi mengalami luka ringan di tangan.
