KABARREDAKSI - Gara-gara lupa mematikan api tungku, dapur rumah Misyani, 55, terbakar Senin (12/9). Untungnya pemadaman api dilakukan dengan cepat. Sehingga tidak merembet pada bagian rumah lain di Dusun Toko, Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk.
Kebakaran ini bermula saat pemilik rumah sekitar pukul 09.00 memasak di dapur menggunakan tungku. Tak lama kemudian, pemilik meninggalkan dapur dan keluar. Tapi tungku masih menyala.
Saat kembali ke rumah, betapa kagetnya Misyani melihat ada asap yang berasal dari dapur. Dia panik dan meminta tolong kepada tetangga. Mengetahui insiden tersebut, warga berdatangan. Kemudian melaporkan kejadian tersebut pada Polsek Besuk dan Pemadam Kebakaran.
“Saat warga datang, api sudah membesar", kata Kanit Reskrim Polsek Besuk Bripka Fajar Prajawanto.
Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehudin mengatakan, lokasi yang dilaporkan merupakan kawasan padat penduduk. Karenanya, saat mendapatkan laporan pihaknya secepat mungkin datang ke lokasi. Menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran, petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemadaman.
Struktur bangunan dapur yang memiliki atap kayu dan bambu membuat api berkobar cepat. Titik tersebut menjadi fokus pemadaman. Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan di seluruh sisi dapur.
“Setelah 30 menit melakukan upaya pemadaman dan pembasahan, api benar-benar padam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini”, ujarnya.
Pihaknya mengungkapkan, kebakaran terjadi karena tungku api yang masih menyala, lupa dimatikan pemilik. Adanya tabung gas dekat tungku menyebabkan ledakan kecil yang berakibat terjadinya kebakaran. Dapur yang terbuat dari kayu dan bambu, mengakibatkan api cepat membesar.
