![]() |
| OLAH TKP: Petugas melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan wisatawan asal Ngawi di dekat Bukit Cinta di Tosari, Kabupaten Pasuruan, beberapa waktu lalu. |
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudi Anugerah Putra mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dalam kasus tersebut. Termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti terkait.
“Untuk laka itu masih proses sidik. Karena keluarga atau para korban masih dalam proses perawatan,” katanya.
Sejauh ini para korban dirujuk ke RSUD Ngawi. Karena itu, petugas harus berangkat ke Ngawi guna memintai keterangan para korban. Ini untuk melengkapi berkas penyelidikan.
“Jadi harus di BAP (Berita Acara Penyelidikan) lengkap. Ini nanti anggota berangkat ke Ngawi,” katanya.
Keluarga para korban sendiri meminta waktu kepada pihak kepolisian. Mereka dipulihkan dulu baru nanti dimintai keterangan. Dari situlah nantinya akan disimpulkan lanjut atau tidaknya kasus itu.
“Arahnya nanti ke SP3. Tapi ini masih menunggu BAP lengkap dulu,” terangnya.
Namun, berdasarkan hasil sidik sementara kecelakaan itu diakibatkan oleh human error. Ini dibuktikan demgan tidak adanya bekas rem di lokasi kejadian. “Tapi masih butuh keterangan saksi-saksi,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di jalur Bukit Cinta menuju Penanjakan di Tosari. Sebuah jip yang ditumpangi lima wisatawan dari Ngawi terjun bebas ke jurang. Dua orang tewas, yaitu sopir dan penumpang paling depan. Sedangkan empat orang lainnya mengalami luka
