-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelaku Pembacokan Kakak Ipar di Probolinggo Menyerahkan Diri

Rabu, 14 September 2022 | 9/14/2022 WIB Last Updated 2022-09-14T18:14:20Z
Pelaku pembacokan, Dulaziz, tengah dimintai keterangan petugas Polsek Sumberasih Probolinggo, Rabu (14/9/2022).

KABARREDAKSI - Pelaku yang membacok seorang kakek di Probolinggo akhirnya dapat diamankan polisi. Kasus pembacokan ini dipicu cemburu buta. Pelaku, Dulaziz (60), menuding istrinya bermain hati dengan korban, Arto (60).

Insiden berdarah tersebut terjadi di jalan desa dekat area persawahan, Dusun Krajan II, Desa Sumberbendo, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Kapolsek Sumberasih, Iptu Agus Santoso mengatakan Dulaziz menyerahkan diri ke kepala desa setempat. Lalu, personel Polsek Sumberasih menjemput pelaku dan mengamankannya.

"Pelaku mengakui perbuatannya telah membacok korban," katanya, Rabu (14/9/2022). Agus menyebut pelaku tega membacok korban karena terbakar api cemburu.

Pelaku merasa korban telah main serong dengan istrinya, 6 tahun lalu. Tiba-tiba muncul perasaan dendam pada diri Dulaziz. Rasa dendam itu ia pendam bertahun-tahun hingga akhirnya membuncah, kemarin, Selasa (13/9/2022).

Sekira pukul 09.00 WIB, saat hendak memotong rumput dengan celurit Dulaziz tak sengaja bertemu Agus.

"Korban saat itu sedang duduk bersantai di gubuk menjaga sawah milik juragan," sebutnya.

Dengan wajah menyeringai Dulaziz memanggil Agus. Belum juga bicara panjang-lebar, Dulaziz langsung melayangkan celurit ke arah Arto. Korban menderita luka pada kepala bagian atas dan pipi. Kini korban menjalani perawatan di RSUD Tongas.

Parahnya, setelah dilakukan penyelidikan, tidak ada bukti kuat istri pelaku berselingkuh dengan korban. Pelaku dihantui rasa curiga berlebihan tanpa berupaya mencari tahu kebenarannya.

"Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan dengan ancaman hukum 5 tahun penjara," terangnya.

Sementara itu, Dulaziz mengungkapkan pembacokan yang dia lakukan kepada Arto dilandasi rasa cemburu. Dia menuduh Arto selingkuh dengan istrinya.

Sebagai informasi, korban merupakan suami dari kakak ipar pelaku. Rumah pelaku dan korban berdekatan, berada di Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih.

"Saya cemburu dengan Arto. Saya menduga Arto ada rasa dengan istri saya hingga terjadi peristiwa pembacokan," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update