-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswi Universitas Jember Meninggal, Polisi Periksa Saksi dan Teman Pria Korban

Senin, 12 September 2022 | 9/12/2022 WIB Last Updated 2022-09-13T02:29:38Z
Foto/Ilustrasi

KABARREDAKSI - Kabar kematian Putri Pujiarti, mahasiswi D3 Kesekretariatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB Unej), Sabtu (10/9) lalu, mengejutkan sejumlah pihak.

Sebab, perempuan 20 tahun asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, itu dikabarkan meninggal tak wajar setelah bertemu dengan seorang pria kenalannya. Apalagi, sang pria disebut-sebut mengaku sebagai aparat.

Kini, kematian mahasiswi tersebut tengah diselidiki oleh kepolisian. Ini untuk memastikan, apakah meninggalnya Putri akibat sesuatu yang janggal atau wajar. Meski belum menetapkan tersangka, namun sejauh ini polisi telah memeriksa sedikitnya tujuh saksi. Mulai dari teman kos, teman yang mengantarkan korban ke fasilitas kesehatan, hingga seorang pria yang diduga sempat bertemu dengan korban beberapa saat sebelum meninggal.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Bagus Dwi Setiawan membenarkan penyelidikan tersebut. Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil visum dari RSUD dr Soebandi Jember.

“Sejauh ini kami sudah memeriksa tujuh orang teman dari Putri. Mulai dari teman kosnya yang berinisial A hingga teman yang mengantarkan ke UMC. Termasuk juga dugaan teman prianya,“ ungkap Bagus kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (12/9).

Di pihak lain, Wakil Koordinator Humas Unej Didung Rokhmad Hidayanto menuturkan, mahasiswi yang meninggal tersebut merupakan mahasiswa D3 Kesekretariatan FEB Unej angkatan 2021.

Berdasarkan informasi yang dia terima, korban diketahui meninggal berdasarkan hasil pemeriksaan di Unit Medical Centre (UMC) Unej. Selanjutnya, UMC melaporkan ke pihak kemahasiswaan Unej.

“Korban diantar temannya ke UMC Unej pada Sabtu (10/9) siang. Setelah diperiksa di UMC diketahui kondisi korban tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan sudah meninggal pada pukul 15.00,” ungkapnya.

Setelah mendapat informasi mahasiswanya meninggal, pihaknya kemudian meneruskan ke polisi. Dan dilakukan autopsi pada jenazah Putri di RSUD dr Soebandi. 

“Usai diautopsi jenazah diantar ke kediamannya di Kencong oleh pihak kepolisian dan Unej, Sabtu kemarin,” imbuhnya.

Saat ini pihak Unej menyerahkan sepenuhnya proses yang berkaitan dengan mahasiswi yang meninggal tersebut.

“Tentunya, kami turut berduka cita atas kehilangan mahasiswa kami. Selanjutnya, semua proses kami serahkan ke penegak hukum,” ungkapnya.
×
Berita Terbaru Update