-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dituduh Sebagai Pelaku Pemukulan Aremania, Wartawan Kediri Beri Pernyataan Sikap

Senin, 19 September 2022 | 9/19/2022 WIB Last Updated 2022-09-21T04:03:47Z


KABARREDAKSI - Puluhan warga Kediri mendatangi Kantor Sekretariat Persik Kediri. Kedatangan mereka untuk menyampaikan pernyataan sikap atas tudingan sebagai pelaku pemukulan Aremania.

Tudingan sepihak berasal dari warganet dalam postingan video pemukulan terhadap Aremania dalam laga Persik Kediri vs Arema FC di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Minggu 18 September 2022

Ironisnya, tudigan itu justru diperkuat oleh rilis yang dikeluarkan oleh Media Officer Persik Kediri. Itu sebabnya, wartawan yang tergabung dalam 4 organisasi mendatangi Sekretariat Persik Kediri. Mereka berasal dari AJI Kediri, PWI Kediri, IJTI Korda Kediri dan PFI Surabaya yang secara tegas memastikan oknum pemukulan terhadap Aremania tersebut bukan jurnalis di Kediri.

Awak media ditemui Wakil LOC dan Media Officer Persik Kediri. Mereka hadir untuk mengklarifikasi tuduhan terhadap media atas kasus pemukulan terhadap suporter aremania tersebut.

Danu Sukendro, Ketua AJI Kediri mengatakan, tuduhan ini akan berdampak berbahaya pada kredibilitas dan keamanan jurnalis Kediri. Terlebih, pelaku pemukulan memang bukan dari jurnalis Kediri.

“Sebelumnya kami mendengar informasi awal bahwa ada pemukulan yang dilakukan oleh oknum media. Kemudian saya mengklarifiaksi saya koordinasi dengan temen-temen PWI dan IJTI Kediri dan temen temen yang ada di lapangan, jelas pelakuya bukan jurnalis di Kediri. Temen-temen tidak ada yang mengenal,” kata Danu Sukendro.

“Kami mengkhawatirkan dampak, kami harus mengedepankan kredibilitas wartawan di Kediri karena aksi pemukulan itu tidak bisa ditolerir, yang kedua safety journalism. Ini dampaknya bisa melebar ketika temen-temen liputan di situ ada Aremania misalnya,” imbuh Danu Sukendro.

Selain hal tersebut, pihaknya juga mendesak panitia pelaksana pertandingan untuk mencari pelaku dalam waktu 1 x 24 jam untuk meminta maaf ke publik. Nah, besok perwakilan wartawan Kediri akan kembali mendatangi Mess Persik untuk menagih permintaan mereka dan membahas tindaklanjut kasus ini.

Sementara itu, Media Officer Persik Kediri Haryanto berjanji segera menemukan pelakunya sesuai deadline. Pihaknya juga meminta maaf terkait rilis yang ia sampaikan, yang justru menyudutkan wartawan di Kediri.

“Tentu saja yang disampaikan akan kita tindaklanjuti, dan sebenarnya kita juga sudah langsung gerak cepat. Memang berdasarkan absen sesuai yang saya keluarkan namun kalau ada beredar di luar itu ya itu yang kita sedang kita selidiki,” kata Haryanto.

“Ada hal-hal yang memang harus saya gerak cepat, tapi memang ada keteledoran ada kesalahan yang memang saat itu menuntut saya harus gerak cepat tapi ternyata dalam tindakan itu ada hal-hal yang tidak seharusnya saya sampaikan,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update