KABARREDAKSI - Butuh anggaran Rp 2 miliar untuk membangun ulang jembatan gantung yang putus di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dan sesuai janji Pemprov Jawa Timur, pembangunan itu akan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Pemprov Jatim.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra menjelaskan, Sabtu (9/9), Pemprov Jawa Timur telah melakukan asesmen untuk kebutuhan pembangunan ulang jembatan gantung yang putus. “Kami yang mendampingi, sementara proses asesmen dilakukan pemprov,” ujarnya, Senin (12/9).
Berdasarkan hasil asesmen, pembangunan kembali jembatan gantung membutuhkan anggaran Rp 1,5 miliar. Namun, saat dilakukan koordinasi lanjutan, anggarannya bertambah menjadi Rp 2 miliar.
“Setelah disampaikan (ke Pemprov Jatim), akhirnya dianggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan jembatan. Anggaran diambilkan dari BTT Provinsi. Gubernur ingin membangun ulang. Tidak berani memakai sisa bangunan dari jembatan yang (putus) itu,” ujarnya.
Namun, Hengki tidak dapat memastikan kapan pembangunan jembatan akan dilakukan. “Yang jelas tahun inilah. Tahun ini sudah harus rampung. BTT ini kan butuh proses,” lanjutnya.
Hengki memastikan, jembatan yang proses pengadaannya akan melalui e-catalog dan ditangani Pemprov Jatim tersebut akan dibangun dengan bentuk yang sama. Masih jembatan gantung.
“Tetap tidak ada yang berubah, tetap jembatan gantung. Yang jelas nanti pembangunannya tetap di lokasi yang sama,” katanya.
